Category Archives: Hukum membayangkan jima dalam islam

Hukum membayangkan jima dalam islam

Pak Ustadz, mohon maaf jika pertanyaannya kurang berkenan atau kurang sopan, hanya saya perlu nasihat dan penjelasan. Apakah berdosakah jika istri membayangkan orang lain saat melayani suami berhubungan intim?.

Terus terang setahun ini saya kurang respek melayani suami, sebab dia pernah selingkuh. Sekali lagi mohon penjelasan dan nasihatnya.

Sayonara wild hearts zodiac riddles

W via email. Ada penjelasan yang cukup menarik bahwa menurut pakar seksologi maupun kalangan psikolog bahwa yang namanya hubungan intim suami istri bukan hanya sekedar hubungan fisik namun juga melibatkan psikis. Sehingga tujuan berhubungan intim bukan sekedar terpenuhinya unsur biologis semata. Namun adanya unsur ketenangan dan kebahagian secara psikis yakni jiwa yang bahagia. Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.

Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah. Sebab behubungan intim dengan suami istri adalah ibadah maka salah satu unsur ibadah itu harus landasi dengan niat lurus dan ikhlas. Puncak kenikmatan bersetubuh tersebut dinamakan orgasme atau faragh. Meski tidak semua hubungan seks pasti berujung faragh, tetapi upaya optimal pencapaian faragh yang adil hukumnya wajib. Yang dimaksud faragj yang adil adalah orgasme yang bisa dirasakan oleh kedua belah pihak, yakni suami dan istri.

Sebenarnya, hal yang paling nakal dari diri kita adalah pikiran. Karena, pikiran itu sesuatu yang tidak bisa dilihat. Sementara hukum hanya mengatur hal-hal yang lahiriah, yang dapat dilihat.

Hanya saja, perbuatan semacam ini menurut beberapa ulama termasuk dalam perbuatan zina hati. Dia akan mendapatkannya dan tidak bisa dihindari: Zina mata dengan melihat, zina lisan dengan ucapan, zina hati dengan membayangkan dan gejolak syahwat, sedangkan kemaluan membenarkan semua itu atau mendustakannya. Bukhari dan Muslim. Hubungan suami istri dengan saling membahagian adalah salah satu cara mencapai tujuan pernikahan yakni sakinah, mawaddah dan rahmah.

hukum membayangkan jima dalam islam

Maka, sesuai dengan prinsip dasar islam, la dharara wa la dhirar tidak berbahaya dan membahayakansegala upaya mencegah hal-hal yang membahayakan pernikahan yang sah hukumnya juga wajib. Hubungan intim dengan suami itu ibadah, karena ketika Anda melakukan hubungan intim dengan suami, itu bagian dari sesuatu yang dihalalkan dalam akad nikah.

Jadi tidak salah kalau tiba-tiba Anda teringat dengan seseorang yang membuat Anda maaf berselera ketika sedang berhubungan intim dengan suami.

Lain halnya jika Anda dengan sepenuh hati meniatkan atau menyengaja untuk membayangkan laki-laki lain, ini yang salah. Sebab, ini bisa masuk kategori dengan zina hati seperti yang diingatkan Rasulullah Saw bahwa zina mata dengan melihat,zina tangan dengan memegang dan zina hati dengan menginginkan. Untuk itu, Anda jangan terlalu bergantung kepada imajinasi Anda, karena hal itu akan membuat hati tidak sehat dalam membina rumah tangga khususnya dalam melayani suami.

Terkait solusi, menurut hemat saya, Anda harus komunikasikan dengan suami tentang hati Anda yang belum sepenuhnya bisa menerima kesalahan suami. Tentu harus disampaikan dengan tenang, tidak emosi, santun dan dalam keadaan santai.

Jika perlu Anda dan suami bisa konsultasi dengan psikolog untuk bisa saling terbuka untuk mencari solusi yang sama-sama nyaman karena masalah psikologis Anda.

Sebab yang namanya luka hati itu kan susah untuk disembuhkan dari luar orang lain dan yang bisa mengobati tentu Anda sendiri. Jadi, hal-hal seperti ini harus diperhatikan karena bisa mempengaruhi kehidupan rumah tangga Anda. Kembalilah kepada rambu-rambu agama supaya kehormatan kita terjaga dan keharmonisan rumah tangga dapat terus dipertahankan.

Memang bisa dipahami bahwa sakit hati karena dikhianati dalam hal ini suami selingkuh, tentu perasaan Anda sangat manusiawi. Namun Anda juga harus dapat melupakan dan kembali menatap masa depan bersama.

Sekiranya suami sudah taubat, meminta maaf dan tidak mengulangi lagi serta itu sudah dibuktikan dengan perilakunya yang baik selama ini, tidak ada salahnya jika Anda pun memaafkan suami.Pak Ustadz, saya punya masalah dalam berhubungan intim dengan suami, soalnya dulu dia pernah selingkuh.

Sejak saat itu saya malas untuk melayani suami. Karena saya takut dosa, saya memaksakan diri untuk melayani, namun dengan malas-malasan sehingga saya sulit untuk merasakan ejakulasi. Akhirnya saya berinisiatif untuk membayangkan orang lain pada saat berhubungan. Dengan harapan saya dapat ejakulasi dan rela untuk melayani.

Pertanyaannya, berdosakah apa yang saya lakukan? Apakah saya mengalami sakit atau gangguan? Bagaimana solusinya? Mohon nasihatnya dan terima kasih. L via email. Iya ibu L dan sahabat-sahabat sekalian. Begini, menurut pakar seksologi maupun kalangan psikolog bahwa yang namanya hubungan intim suami istri bukan hanya sekedar hubungan fisik namun juga melibatkan psikis sehingga tujuan berhubungan intim bukan sekedar terpenuhinya unsure biologis semata.

Namun adanya unsure ketenangan dan kebahagian secara psikis yakni jiwa yang bahagia. Sebenarnya, hal yang paling nakal dari diri kita adalah pikiran. Karena, pikiran itu sesuatu yang tidak bisa dilihat. Sementara hukum hanya mengatur hal-hal yang lahiriah, yang dapat dilihat. Maka begitu juga sebaliknya, bila disalurkan di jalan yang halal, kalian akan berpahala.

Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah. Sebab behubungan intim dengan suami istri adalah ibadah maka salah satu unsur ibadah itu harus landasi dengan niat lurus dan ikhlas. Puncak kenikmatan bersetubuh tersebut dinamakan orgasme atau faragh. Meski tidak semua hubungan seks pasti berujung faragh, tetapi upaya optimal pencapaian faragh yang adil hukumnya wajib.

Azealia banks twitter hashtag

Yang dimaksud faragj yang adil adalah orgasme yang bisa dirasakan oleh kedua belah pihak, yakni suami dan istri. Mengapa wajib? Karena faragh bersama merupakan salah satu unsur penting dalam mencapai tujuan pernikahan yakni sakinah, mawaddah dan rahmah. Maka, sesuai dengan prinsip dasar islam, la dharara wa la dhirar tidak berbahaya dan membahayakansegala upaya mencegah hal-hal yang membahayakan pernikahan yang sah hukumnya juga wajib.

Hubungan intim dengan suami itu ibadah, karena ketika Anda melakukan hubungan intim dengan suami, itu bagian dari sesuatu yang dihalalkan dalam akad nikah.

Bahwa kemudian saat berhubungan intim itu ada pikiran yang terlintas, bahkan maaf sampai mempengaruhi semangat berhubungan intim, itu sudah bukan wilayah hukum. Karena, hukum hanya mengatur hal-hal yang bersifat lahiriah, yang dapat dilihat, sedangkan pikiran tidak dapat dilihat. Jadi tidak salah kalau tiba-tiba Anda teringat dengan seseorang yang membuat Anda maaf berselera ketika sedang berhubungan intim dengan suami.

Lain halnya jika Anda dengan sepenuh hati meniatkan atau menyengaja untuk membayangkan laki-laki lain, ini yang salah. Sebab, ini bisa masuk kategori dengan zina hati seperti yang diingatkan Rasulullah bahwa zina mata dengan melihat,zina tangan dengan memegang dan zina hati dengan menginginkan.

Untuk itu, Anda jangan terlalu bergantung kepada imajinasi Anda, karena hal itu akan membuat hati tidak sehat dalam membina rumah tangga khususnya dalam melayani suami.

15 02 02 ewc

Terkait solusi, menurut hemat saya, Anda harus komunikasikan dengan suami tentang hati Anda yang belum sepenuhnya bisa menerima kesalahan suami.Ya, bagus sekali ungkapan anda, bahwa Islam telah mengajarkan kita segala sesuatu. Islam datang untuk manusia dengan segala kebaikan dalam urusan kehidupannya, agama, hidup dan matinya karena itu adalah agama Allah Azza Wajalla. Dimana agama kita datang dengan penjelasannya. Dan disyareatkan di dalamnya dari adab dan hukum menaikkan posisi bukan hanya sekedar kenikmatan hewan semata, dan menyalurkan nafsu bahkan digabungkan dengan masalah niatan yang baik, zikir, adab syariiyyah agama yang menaikkan ke posisi ibadah dimana seorang muslim akan mendapatkan pahala.

Telah ada dalam sunah nabawiyah menjelaskan hal itu. Menjaga kesehatan, menyempurnakan kenikmatan dan kegembiraan jiwa. Mendapatkan maksud yang ditempatkan.

MEMBAYANGKAN ORANG LAIN SAAT BERHUBUNGAN SUAMI - ISTRI : Kyai Prof Dr H Ahmad Zahro MA al-Chafidz

Sesungguhnya jima ditempatkan pada asalnya untuk tiga perkara yaitu maksud aslinya:. Pertama: menjaga keturunan, terus menerus berkembang biak sampai sempurna bilangan yang Allah tetapkan keturunannya di alam ini. Ketiga: menunaikan kebutuhan, mendapat kelezatan, menikmati kenikmatan.

Faedah ini saja yang ada di surga. Karena di sana tidak ada keturunan dan tidak ada pencegahan untuk mengeluarkannya. Para pakar kedokteran berpendapat bahwa jima termasuk salah satu sebab menjaga kesehatan. Hal itu didapatkan untuk wanita. Hal itu bermanfaat untuk dirinya di dunia dan akhiratnya. Dan bermanfaat untuk wanita. Oleh karena itu dahulu Nabi sallallahu alaihi wa sallam mengikat dan mencintainya seraya bersabda:. Karena ia lebih dapat menahan pandangan dan lebih menjaga kemaluan.

Siapa yang belum mampu, hendaknya berpuasa, karena ia sebagai tameng. Niatan ikhlas karena Allah Azza Wajallah dalam masalah ini. Meniatkan dalam prilakunya ini untuk menjaga diri dan keluarganya dari haram.

Dan memperbanyak keturunan dari umat Islam untuk meninggikan urusannya karena banyak itu suatu kemulyaan. Agar diketahui, bahwa dia akan mendapatkan pahala terhadap perbuatannya ini, meskipun dia mendapatkan kelezatan dan kegembiraan yang disegerakan. Dari Abu Dzar radhiallahu anhu sesungguhnya Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:.

Begitu juga kalau diletakkan yang halal, maka dia mendapatkan pahala. Muslim, Segala puji hanya milik Allah yang kita dijadikan bagian darinya. Dahulu Nabi sallallahu alaihi wa sallam mencumbui istrinya dan menciumnya. Diperbolehkan mendatangi istrinya lewat qubul kemaluannya dari sisi mana saja. Baik dari depan atau belakang dengan syarat harus di kemaluannya. Yaitu tempat keluarnya anak. Al-Baqarah: Dan dari Jabir bin Abdullah radhiallahu anhuma berkata, dahulu Yahudi mengatakan, kalau suami mendatangi istrinya dari belakang di kemaluannya, maka anaknya akan juling.

Maka Allah turunkan ayat :. Tidak diperbolehkan dalam kondisi apapun juga mendatangi istrinya dari dubur. Allah Azza Wallah berfirman:.

Telah diketahui bahwa tempat bertanam adalah kemaluan. Yaitu apa yang diharapkan adanya anak. Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda:. Hal itu karena menyalahi fitrah dan kejelekan yang tidak disukai tabiat jiwa yang lurus.Mandi wajib adalah aturan yang harus dilakukan oleh laki-laki maupun wanita pada kondisi tertentu.

Pin puk pin2 puk2

Dalam Islam, ada beberapa syarat yang menyebabkan wanita harus mandi wajib. Apa sajakah itu? Simak selengkapnya di bawah ini! Wadi ialah sesuatu yang keluar setelah buang air kecil pada umumnya, berwarna putih, tebal seperti mani, tetapi tingkat kekeruhannya berbeda dari mani, serta tidak berbau khas.

Keluarnya madzi tidak menyebabkan lemas dan terkadang keluar tanpa disadari yaitu keluar ketika muqoddimah syahwat. Laki-laki dan perempuan sama-sama bisa memiliki madzi. Begitu halnya dengan wanita an-nisahanya saja pada wanita tidak disyaratkan air mani tersebut keluar dengan memancar. Setelahnya diwajibkan untuk mandi wajib sebagaimana dalil berikut ini. Ketika dua orang bersetubuh, maka tidak selalu diikuti dengan keluarnya air mani. Terkadang, ada yang bersetubuh tanpa keluarnya air mani.

Meski demikian, tetap diwajibkan untuk mandi wajib. Bukhari no. Apakah keduanya wajib mandi? Muslim no. Wanita yang normal tentu akan mengalami siklus menstruasi atau haid setiap bulannya. Namun, ada pula yang tidak teratur siklus haidnya tidak datang setiap bulan. Sedangkan nifas ialah darah yang keluar setelah wanita melahirkan.

Adapun larangan saat nifas menurut Islam sama halnya seperti yang dilarang ketika haid. Seusai darah haid atau nifas berhenti keluar, maka diwajibkan untuk mandi wajib. Sebagaimana yang diterangkan dalam dalil berikut ini. Apabila darah haidh berhenti, hendaklah kamu mandi dan mendirikan shalat.

hukum membayangkan jima dalam islam

Ketika wanita non muslim berhijrah masuk Islam atau menjadi mualafmaka diwajibkan baginya untuk mandi wajib. An Nasai no. Ketahuilah cara mandi wajib menurut Islam yang baik dan benar. Itulah beberapa syarat wanita harus mandi wajib dalam Islam. Semoga mampu memberikan bacaan yang bermanfaat bagi Anda semua sekaligus motivasi agar senantiasa istiqomah dalam Islam. Close Menu Home. Makanan dan Minuman. Tags mandisyaratwanita. Join us.Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

Setelah menikahinya barulah menjadi halal, sebelumnya haram. Seperti liwath homoseksualmenyetubuhi wanita yang halal untuknya tetapi di duburnya, menyetubuhi wanita yang belum halal untuknya belum dinikahi atau belum menjadi budakmenyetubuhi binatang. Yang lebih parah, apabila yang disetubuhi masih ada hubungan mahrom. Pasangan yang telah menikah boleh menyetubuhi pasangannya kapan pun itu. Waktu yang dikecualikan adalah ketika haidh, mendapati nifas, dalam keadaan dizhihar sebelum bayar kafaroh, dalam keadaan ihrom dan beberapa kondisi lainnya.

hukum membayangkan jima dalam islam

Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dalam ayat di atas disebutkan pula mengenai halalnya hamba sahaya yang dimiliki oleh tuannya, artinya ia boleh disetubuhi layaknya istri.

Bersetubuh yang Halal

Bahkan para ulama tidak berselisih pendapat tentang bolehnya menyetubuhi hamba sahaya yang telah sah dimiliki, sekali pun tanpa melalui akad nikah. Muslim no. Berdasarkan hadits di atas, mayoritas ulama berpendapat bahwa pahala seorang pria yang menyetubuhi istri atau budaknya bisa diraih jika didasari niat yang sholehyaitu untuk menjaga dirinya atau pula pasangannya agar tidak terjerumus dalam yang haram.

Atau hubungan badan tadi bertujuan untuk mencari keturunan sehingga anak-anaknya kelak bisa mewariskan ilmu orang tuanya dan bisa semakin menyemarakkan Islam. Inilah niatan-niatan sholeh yang dimaksud. Lantas bagaimana jika hubungan badan tersebut hanya ingin memuaskan nafsu syahwat dengan istri atau budak, tidak diniatkan dengan niatan sholeh seperti dicontohkan di atas?

Hal ini terdapat khilaf beda pendapat di antara para ulama. Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa keadaan seperti itu tetap mendapatkan pahala. Sebagian lainnya mengatakan tidak. Yang lebih tepat dalam hal ini adalah pendapat terakhir, yaitu tidak mendapati pahala karena tidak didasari niat yang sholeh saat berhubungan badan. Dalil penguatnya di antaranya adalah hadits berikut.

Bukhari no. Wallahu waliyyut taufiq. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna. Pelajaran penting:. Apakah pembantu rumah tangga itu budak atau hamba sahaya? Silakan simak dalam ulasan berikut, klik di sini.Yakni bagian yang tidak wajib dibasuh ketika mandi janabah bagian dalam. Ulama membagi Juma Mahdzur menjadi dua bagian : 1.

Inilah yang kemudian diistilahkan dengan zina yang punya konsekuensi Had hukuman. Jima yang tidak sewajarnya. Pasangan yang telah menikah boleh menyetubuhi pasangannya kapan pun itu. Waktu yang dikecualikan adalah ketika haidh, mendapati nifas, dalam keadaan dizhihar sebelum bayar kafarah, dalam keadaan ihram dan beberapa kondisi lainnya. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Mandi Janabah Ulama sepakat bahwa Jima mewajibkan mandi.

Apa Boleh Membayangkan Wanita atau Laki-Laki Lain Pada Saat Jima' (Bersetubuh)?

Aku melakukannya bersama Rasulullah SAW dan kami mandi. Namun pendalilan pendapat kedua ini marjuh. Ketika seorang laki-laki menikahi istrinya, maka secara otomatis ibu mertuanya menjadi mahram.

Demikian juga bila istri itu sudah punya puteri sebelumnya, secara otomatis hubungannya menjadi mahram juga. Inilah yang dimaksud dengan kemahraman yang timbul akibat pernikahan. Membatalkan Puasa.

Mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka Al-Baqarah : 4. Membatalkan Haji Ulama sepakat berpendapat bahwa seorang yang sedang melakukan ibadah haji, apabila melakukan jima' dengan istrinya, sebelum sempat melakukan wuquf di Araf, maka hajinya rusak, batal dan tidak sah. Al-Baqarah : 6. Mengenai bahasannya silahkan simak di tulisan kami : Hukum Zina.

Kemudian duduk. Bukhari dan Muslim Ketika Haidh Menurut Hanabilah, seseorang yang bersetubuh dengan istrinya ketika dalam kondisi Haidh wajib membayar kafarah. Bila hal ini dilakukan bisa menyebabkan seseornag harum membayar kafarah, terkena dam denda sampai terancam batal hajinya.

Post a Comment. Forum Tanya Jawab Masalah Keislaman. Ulama sepakat bahwa Jima bersetubuh yang kemudian memiliki konsukuensi hukum seperti wajibnya mandi, Had dan sebagainya adalah apabila telah masuk kepala kemaluan telah kedalam Farji. Ulama membagi Juma Mahdzur menjadi dua bagian :. Mandi Janabah. Ulama sepakat bahwa Jima mewajibkan mandi. Berdasarkan hadits :. Sedangkan sebagian ulama berpendapat bahwa yang mewajibkan mandi adalah apabila mani telah keluar, berdasarkan riwayat Hadits :.

Al-Baqarah : Membatalkan Haji. Ulama sepakat berpendapat bahwa seorang yang sedang melakukan ibadah haji, apabila melakukan jima' dengan istrinya, sebelum sempat melakukan wuquf di Araf, maka hajinya rusak, batal dan tidak sah. Hukuman Zina. Menyebabkan Kafarah. Puasa Ramadhan. Bukhari dan Muslim.Yang di dalam kitab kuning dikenal dengan istilah nafkah batin. Ini ada adalah pertanyaan-pertanyaan dasar namun masih banyak orang yang belum mengetahui hukumnya.

Sedangkan menurut pendapat yang difatwakan oleh abu al Qasim al Bizri, sebagian ulama madzhab maliki dan Ibnu Abidin dalam madzhab hanafi, hukumnya adalah haram.

Tapi meskipun ada pendapat yang memboleh membayangkan orang lain saat bersetubuh, alangkah baiknya jika kita berusaha fokus dan konsentrasi pada pasangan kita. Jangan sampai pasangan kita merasa sakit hati hanya karena hal yang sepele ini. Lebih lengkapnya silahkan buka kitab fatawa al Qubra juz 4 hal. Semoga bermanfaat. Emoticon Emoticon. This is how to whitelisting this blog in your ad blocker. Diposting Oleh Unknown Diterbitkan Tags Fikih.

Rekomendasi Penulis Email Artikel Terkait. Newsletter Berlangganan artikel terbaru dari blog ini langsung via email.

Hukum Membayangkan Orang Lain Saat Berhubungan Intim, Bolehkah?

Next Post. Previous Post. Redaksi 11 June at Subscribe to: Post Comments Atom. Like this blog? Keep us running by whitelisting this blog in your ad blocker. Thank you!